Kata Pamungkas Hormati Perbedaan kembali Berkibar ?

Ungkapan Hormati Perbedaan 1 Syawal kembali diucapkan berbagai pihak pada tahun 1436 H atau 2015 M. Kata Hormati Perbedaan 1 Syawal seperti Kata Pamungkas yang wajib diperdengarkan setiap tahunnya. Pasca reformasi kata hormati perbedaan terkait 1 ramadhan dan 1 syawal menjadi menu wajib tahunan. Perbedaan waktu memulai dan mengakhiri puasa di bulan Ramadhan seperti hal yang sudah lumrah di wilayah Negara Indonesia.

Oleh karenanya ketika Umat Islam Indonesia mengawali puasa Ramadhan 1436 atau 2015 dalam waktu yang bersamaan merupakan pelepas kerinduan yang sangat mendalam. Setelah sekian lama pasca reformasi umat Islam terbiasa mengawali berpuasa dengan waktu yang berbeda. Akhirnya kita dapat tersenyum lebar ketika semua ormas Islam bersepakat untuk mengawali puasa Ramadhan 1436 H pada 18 Juni 2015. 

Namun sepertinya senyum lebar dan kerinduan kita tentang kebersamaan dalam mengawali puasa ramadhan tidak berlangsung lama. Ada indikasi bahwa kebersamaan mengawali berpuasa tidak terjadi pada saat mengakhiri puasa ramadhan ini. 

Ada dua indikasi waktu yang berbeda untuk kita bakal mengakhiri puasa atau awal bulan syawal atau Hari raya Idul fitri. Dua waktu awal bulan syawal yang berbeda tersebut dapat dilihat dari keputusan yang dikeluarkan Muhammadiyah, NU dan Persis. Muhammadiyah dan NU telah menetapkan idul fitri 1 syawal jatuh pada tanggal 17 Juli 2015. Sedangkan Persis telah menetapkan bahwa idul fitri 1 syawal jatuh pada tanggal 18 Juli 2015.
Kata Pamungkas Hormati Perbedaan kembali  Berkibar ? jadwal lebaran

Oleh karenanya wajar kekhawatiran perbedaan waktu Lebaran akan berbeda. Apalagi kesamaan kita mengawali berpuasa ramadhan kemarin lebih karena kondisi alam atau posisi bulan. Kesamaan kita mengawali berpuasa ramadhan bukan sepenuhnya karena keikhlasan para pemimpin dan tokoh Islam untuk menyatukan waktu awal berpuasa ramadhan. Lihat Kenapa Indonesia Sepakat Puasa Ramadhan bersamaan. semoga para pemimpin dan tokoh islam Indonesia dapat membuka diri dalam menyatukan pendapat terkait perbedaan 1 syawal.

Dengan demikian kita dapat berharap kiranya Kata Pamungkas Hormati Perbedaan tidak berkibar tahun 1436 H atau 2015 M ini. Semoga kata Hormati perbedaan tidak berkibar hanya untuk meredam perbedaan waktu hari raya 1 syawal. Semoga kata Hormati perbedaan tidak berkibar hanya agar kita umat Islam terpecah belah. Harapan terbesar kita tentunya Umat Islam dapat bersatu lebih karena keinginan kita bersama untuk bersatu.

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Kata Pamungkas Hormati Perbedaan kembali Berkibar ?"

Posting Komentar