Kisah Nabi Nuh dan pendustaan Kaumnya

Kisah Nabi Nuh dan pendustaan Kaumnya dinyatakan dalam surat ke 23 Al Mu’minun. Ayat 23 sampai 102 mengkisahkan perjuangan Nabi Nuh menghadapi pendustaan kaumnya. Setelah Nabi memohon pertolongan kepada Allah, turun wahyu untuk membuat kapal (Bahtera) yang kelak dinaiki ketika air memancar dari tanur. Kisah Nabi Nuh dan pendustaan Kaumnya ini merupakan dari 3 kisah bersama 1 kisah inspiratif yang dikutip ilmu 31 dari Alquran.
Situs Perahu  Kisah Nabi Nuh dan pendustaan Kaumnya

Selengkapnya ayat Alquran menyampaikan sebagai berikut :


23. dan Sesungguhnya Kami telah mengutus Nuh kepada kaumnya, lalu ia berkata: "Hai kaumku, sembahlah oleh kamu Allah, (karena) sekali-kali tidak ada Tuhan bagimu selain Dia. Maka mengapa kamu tidak bertakwa (kepada-Nya)?"

24. Maka pemuka-pemuka orang yang kafir di antara kaumnya menjawab: "Orang ini tidak lain hanyalah manusia seperti kamu, yang bermaksud hendak menjadi seorang yang lebih Tinggi dari kamu. dan kalau Allah menghendaki, tentu Dia mengutus beberapa orang malaikat. belum pernah Kami mendengar (seruan yang seperti) ini pada masa nenek moyang Kami yang dahulu.

25. la tidak lain hanyalah seorang laki-laki yang berpenyakit gila, Maka tunggulah (sabarlah) terhadapnya sampai suatu waktu."

26. Nuh berdoa: "Ya Tuhanku, tolonglah aku[996], karena mereka mendustakan aku."

27. lalu Kami wahyukan kepadanya: "Buatlah bahtera di bawah penilikan dan petunjuk Kami, Maka apabila perintah Kami telah datang dan tanur[997] telah memancarkan air, Maka masukkanlah ke dalam bahtera itu sepasang dari tiap-tiap (jenis), dan (juga) keluargamu, kecuali orang yang telah lebih dahulu ditetapkan (akan ditimpa azab) di antara mereka. dan janganlah kamu bicarakan dengan aku tentang orang-orang yang zalim, karena Sesungguhnya mereka itu akan ditenggelamkan.

28. apabila kamu dan orang-orang yang bersamamu telah berada di atas bahtera itu, Maka ucapkanlah: "Segala puji bagi Allah yang telah menyelamatkan Kami dari orang-orang yang zalim."

29. dan berdoalah: Ya Tuhanku, tempatkanlah aku pada tempat yang diberkati, dan Engkau adalah Sebaik-baik yang memberi tempat."

30. Sesungguhnya pada (kejadian) itu benar-benar terdapat beberapa tanda (kebesaran Allah), dan Sesungguhnya Kami menimpakan azab (kepada kaum Nuh itu).


Keterangan :
[996] Pertolongan yang dipermohonkan oleh Nuh kepada Allah ialah membinasakan kaumnya sehabis-habisnya. Lihat selanjutnya surat Nuh ayat 26.

[997] Yang dimaksud dengan tanur ialah semacam alat pemasak roti yang diletakkan di dalam tanah terbuat dari tanah liat, biasanya tidak ada air di dalamnya. Terpancarnya air di dalam tanur itu menjadi suatu alamat bahwa banjir besar akan melanda negeri itu.

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Kisah Nabi Nuh dan pendustaan Kaumnya"

Posting Komentar