Kisah Zulkarnain Menghadapi Ya’juj dan Ma’juj

Nama Zulkarnain masih merupakan tanda Tanya di peneiliti islam, siapa sesungguhnya beliau. Namany terukir dengan baik dalam Alquran. Kisah Zulkarnain Menghadapi Ya’juj dan Ma’juj dinyatakan dalam surat ke 18 Al Kahfi. Ayat 93 sampai 102 mengkisahkan perjuangan Zulkarnain menghadapi Ya’juj dan Ma’juj . Dengan bantuan manusia dan peralatan beliau membangun dinding diantara kaumnya dengan Ya’juj dan Ma’juj. Oleh Karena dinding tidak dapat didaki dan dilobangi Ya’juj dan Ma’juj. Setelah datang janji Allah mereka di hancurkan. Kisah Zulkarnain Menghadapi Ya’juj dan Ma’juj ini merupakan dari 3 kisah bersama 1 kisah inspiratif yang dikutip ilmu 31 dari Alquran.

Selengkapnya ayat Alquran menyampaikan sebagai berikut :

93. hingga apabila Dia telah sampai di antara dua buah gunung, Dia mendapati di hadapan kedua bukit itu suatu kaum yang hampir tidak mengerti pembicaraan[891].

94. mereka berkata: "Hai Dzulkarnain, Sesungguhnya Ya'juj dan Ma'juj[892] itu orang-orang yang membuat kerusakan di muka bumi, Maka dapatkah Kami memberikan sesuatu pembayaran kepadamu, supaya kamu membuat dinding antara Kami dan mereka?"

95. Dzulkarnain berkata: "Apa yang telah dikuasakan oleh Tuhanku kepadaku terhadapnya adalah lebih baik, Maka tolonglah aku dengan kekuatan (manusia dan alat-alat), agar aku membuatkan dinding antara kamu dan mereka,

96. berilah aku potongan-potongan besi". hingga apabila besi itu telah sama rata dengan kedua (puncak) gunung itu, berkatalah Dzulkarnain: "Tiuplah (api itu)". hingga apabila besi itu sudah menjadi (merah seperti) api, diapun berkata: "Berilah aku tembaga (yang mendidih) agar aku kutuangkan ke atas besi panas itu".

97. Maka mereka tidak bisa mendakinya dan mereka tidak bisa (pula) melobanginya.

98. Dzulkarnain berkata: "Ini (dinding) adalah rahmat dari Tuhanku, Maka apabila sudah datang janji Tuhanku, Dia akan menjadikannya hancur luluh; dan janji Tuhanku itu adalah benar".

99. Kami biarkan mereka di hari itu[893] bercampur aduk antara satu dengan yang lain, kemudian ditiup lagi[894] sangkakala, lalu Kami kumpulkan mereka itu semuanya,

100. dan Kami nampakkan Jahannam pada hari itu[895] kepada orang-orang kafir dengan jelas,

101. Yaitu orang-orang yang matanya dalam Keadaan tertutup dari memperhatikan tanda-tanda kebesaran-Ku, dan adalah mereka tidak sanggup mendengar.

102. Maka Apakah orang-orang kafir menyangka bahwa mereka (dapat) mengambil hamba-hamba-Ku menjadi penolong selain Aku? Sesungguhnya Kami telah menyediakan neraka Jahannam tempat tinggal bagi orang-orang kafir.


Keterangan :
[891] Maksudnya: mereka mereka tidak bisa memahami bahasa orang lain, karena bahasa mereka Amat jauh bedanya dari bahasa yang lain, dan merekapun tidak dapat menerangkan maksud mereka dengan jelas karena kekurangan kecerdasan mereka.

[892] Ya'juj dan Ma'juj ialah dua bangsa yang membuat kerusakan di muka bumi, sebagai yang telah dilakukan oleh bangsa Tartar dan Mongol.

[893] Maksudnya: di hari kehancuran dunia yang dijanjikan oleh Allah.

[894] Maksudnya: tiupan yang kedua Yaitu tiupan sebagai tanda kebangkitan dari kubur dan pengumpulan ke padang Mahsyar, sedang tiupan yang pertama ialah tiupan kehancuran alam ini.

[895] Pada hari makhluk di padang mahsyar dikumpulkan.

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Kisah Zulkarnain Menghadapi Ya’juj dan Ma’juj"

Posting Komentar