Kaji Ulang Bersahur dan Imsak dalam Puasa


Anda sudah membaca tulisan Kisah Puasaku Dulu, tentu telah memahami ada kegembiraan dan kemeriahan tersendiri dalam bulan Ramadhan khususnya saat sahur. Sahur dimaknai sebagai makan terakhir sebelum waktu Imsak, di kampung kelahiran saya ditandai dengan bunyi sirine melalui masjid atau radio. 

Pemahaman ini tumbuh dan berkembang dalam tubuh umat Islam hingga saat ini. Hal ini dapat kita lihat melalui pemberitaan TV dan media dan kondisi di sekitar kita yang menyakini bahwa imsak adalah batas waktu makan sahur. Hal ini terlihat dari kebiasaan kita membuat jadwal Imsakiyah Ramadhan.

Jika dalam bulan lain sebagian Jadwal shalat hanya berisi waktu 5 shalat fardu plus waktu terbit matahari (syuruk), maka di bulan ramadhan ada khusus penambahan waktu Imsak. Waktu Imsak ini ditetapkan 10 atau 15 menit sebelum subuh. Sehingga jika waktu subuh 04:52 WIB maka waktu imsaknya 04:42 WIB. Oleh karenanya dengan pemahaman imsak maka kita harus selesai santap sahur pada pukul 04:42.

Jika kita chek Pemahaman imsak sebagai batas waktu bersahur berangkat dari hadits yang diriwayatkan oleh Anas RA. , "Berapa rentang waktu antara selesainya makan sahur hingga keduanya melaksanakan shalat?" Anas bin Malik menjawab, "Kira-kira waktu seseorang membaca lima puluh ayat."

Namun dalam beberapa waktu belakangan ini berkembang pemahaman bahwa batas waktu bersahur adalah adzan subuh. Sebenarnya bukan belakangan karena dalil yang digunakan adalah Alquran dan hadits. Dalam alquran tentang bersahur disebutkan dalam surat Al baqarah.

dan Makan minumlah hingga terang bagimu benang putih dari benang hitam, Yaitu fajar.. (QS. 2:187)

Sedangkan hadits yang digunakan untuk mendukung cukup banyak baik dari segi tema maupun periwayatnya.

Namun ada yang juga menyebutkan bahwa puasa dapat batal jika masih makan sahur sampai adzan subuh dengan pertimbangan bahwa ahli falakiyah menetapkan imsak 5 menit (atau 4 menit) lebih awal dari terbit fajar subuh, sedangkan adzan subuh ditetapkan 5 menit lebih akhir dari waktu terbit fajar subuh. Oleh karenanya Imsak ditetapkan sebagai batas sahur sebagai prinsip kehati-hatian jarak waktu dari imsak ke adzan subuh ditetapkan berbeda 10 menit (atau 8 menit). 

Dari uraian diatas jelas ada 3 pendapat berbeda tentang batas waktu sahur yaitu :

1. Imsak sebagai batas waktu sahur

2. Adzan Subuh sebagai batas waktu sahur

3. Waktu Antara Imsak dan Adzan subuh sebagai batas waktu sahur

Oleh karenanya, tentu menjadi penting bagi kita untuk membedah mana sebenarnya yang harus dijadikan rujukan sebagai batasan waktu bersahur. Agar umat Islam dapat memahami bagaimana sebenarnya hukum Islam dan penerapannya.

Untuk membahas ini, kita menggunakan metode yang sama seperti dalam tulisan berapa sebenarnya rakaat dalam shalat gerhana. Oleh karenanya pembahasan lebih lanjut tentang Bedah Batas Bersahur : Imsak atau Adzan subuh dalam beberapa tulisan berikut :


2. Bedah Dalil Adzan Subuh sebagai Batas Sahur


a. Waktu sahur Antara Adzan Pertama dan Adzan Kedua
b. Waktu Sahur Antara Fajar Pertama dan Fajar kedua

a. Amalan dan do’a Rasulullah pada saat waktu sahur
b. Surat Ilkhlas setara 1/3 Alquran dibaca saat waktu sahur
c. Mimpi yang paling benar adalah (mimpi) diwaktu sahur
d.setiap waktu sahur, kuda arab berdoa untuk majikannya
f. Malaikat shalat pada waktu sahur di serambi masjid
g. Diwaktu Sahur Rasulullah menanyakan ali apakah sudah shalat
h. Orang Bertaqwa senantiasa mohon ampunan di waktu sahur

6. Hukum Islam Lentur bukan dilentur-lenturkan (Sahur)
b. Demi Sahur Adzan Subuh diulur 

7. Perintah dan Kewajiban bersahur
c. Perintah bersahur walaupun hanya dengan seteguk air
e. Tak Berselara makan namun tetap sahur
f. Puasa Wishal
g. Sahur dan Berbuka di belahan Negara Dunia


Berdasarkan tulisan-tulisan tersebut diatas, saya berkesimpulan bahwa 

1. Sahur merupakan syarat orang yang berpuasa

2. Waktu Sahur antara Imsak dan adzan subuh

3. Paling Lambat bersahur sebelum Matahari terbit

4. Diperlukan Penelitian lanjutan tentang Waktu Sahur melalui fenomena fajar

Semoga tulisan ini dapat memberikan solusi atau titik temu terhadap perbedaan yang ada tentang waktu Sahur dan Imsak. Mohon maaf jika ada yang kurang berkenan khususnya bagi yang beda pandangan tentang imsak dan sahur. Hal ini hanya ijtihad pribadi dan sekaligus bahan diskusi lanjutan dalam rangka menyatukan perbedaan pandangan tentang Puasa, sahur dan Imsak. Semoga hal ini kelak berguna untuk mengantarkan kita pada ibadah yang sesuai tuntunan Alquran dan hadits serta sejalan dengan pandangan ulama dengan tujuan mengantarkan umat Islam menjadi mukmin yang bertaqwa. 

Oleh karenanya mohon pandangan dan pendapatnya, mungkin masih ada dalil atau pendapat yang lebih kuat untuk menyatukan pandangan terkait puasa, Sahur dan Imsak.

Wallahu a'lam bish-shawabi

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Kaji Ulang Bersahur dan Imsak dalam Puasa"

Posting Komentar