Bersama tapi tidak sama : Puasa Arafah dan Idul Adha 2016/ 1437 H

Istimewa pada tahun 2016 atau 1437 H bahwa secara umum Umat Islam di Indonesia , Makkah dan dunia melaksanakan Ramadhan, syawal pada hari dan tanggal yang bersamaan. Dengan menggunakan criteria dan metode yang berbeda, namun tetap dapat secara bersama melaksanakan puasa dan idul fitri secara bersamaan.

Demikian juga untuk bulan Dzulhijjah 1437 H sebagai bulan dimana terdapat ibadah puasa Arafah (bagi yang tidak menunaikan ibadah haji) dan Idul Adha, dapat dilaksanakan secara bersama.

1. Kalender Indonesia pada umumnya menunjukkan bahwa Wukuf tanggal 9 dzulhijjah 1437 H jatuh pada hari Minggu 11 September 2016 dan Hari Raya Idul adha 10 dzulhijjah 1437 H jatuh pada hari Senin 12 September 2016

2. Penetapan awal bulan melalui metode hisab seperti Ormas Islam Muhammadiyah telah mengeluarkan maklumat bahwa wukuf dan hari raya haji jatuh waktu yang sama dengan kalender Indonesia pada tanggal 11 dan 12 september 2016.

3. Penetapan awal bulan melalui metode hisab seperti kriteria Persis dan Lapan (ketinggian hilal 2⁰) dan kriteria ketinggian hilal 4⁰ dari kemenag (MABIMS) memperlihatkan bahwa wukuf di arafah dan hari raya haji jatuh waktu yang sama dengan kalender Indonesia pada tanggal 11 dan 12 september 2016.

4. Bagi pengguna rukhyat seperti NU, kemungkin akan memutuskan bahwa wukuf di arafah dan hari raya haji jatuh waktu yang sama dengan kalender Indonesia pada tanggal 11 dan 12 september 2016. Karena diperkirakan baru dapat terlihat pada tanggal 2 september 2016 diseluruh wilayah Indonesia.
Bersama  tapi tidak sama : visibiltas hilal Puasa Arafah dan Idul Adha 2016/ 1437 H


Dalam gambar diperlihatkan tiga kriteria visibilitas hilal yang digunakan di Indonesia yakni kriteria wujudul Hilal oleh Muhammadiyah (ketinggian hilal 0⁰ yakni garis antara Merah dan Putih), kriteria Kemenag (MABIMS dengan ketinggian hilal 2⁰ yakni garis antara Putih dan Biru) dan kriteria Persis dan LAPAN (ketinggian hilal 4⁰ yakni garis antara Putih dan Biru). Dari ketiga kriteria tersebut terlihat bahwa belum ada yang mencapai wilayah Indonesia. Sedangkan kriteria MABIMs baru dapat terlihat di sebagian benua afrika dan wujudul hilal sudah mencapai wilayah jazirah Arab. Dan rukhyatul hilal murni oleh NU diperkirakan baru dapat terlihat pada tanggal 2 september 2016.

Oleh karenanya diperkirakan 1 Dzulhijjah 1437 H akan jatuh pada tanggal 3 September 2016. Maka Ummat Islam di Indonesia diperkirakan bersama dalam waktu Puasa Arafah jatuh pada minggu 11 September 2016 dan Idul Adha pada selanjutnya senin 12 September 2016.


Meskipun demikian, kebersamaan waktu puasa arafah dan Idul Adha di Indonesia mungkin tidak sama dengan waktu arafah di Mekkah. Kemungkinan waktu puasa arafah dan Idul Adha lebih cepat satu hari daripada di Indonesia yaitu jatuh pada hari sabtu dan minggu, 10 dan 11 September 2016. Jika ini terjadi

Ketidaksamaan itu terlihat dari kondisi bahwa :

1. Ummul qurra di Arab Saudi Wukuf tanggal 9 dzulhijjah 1437 H jatuh pada hari Sabtu 10 September 2016 dan Hari Raya Idul adha 10 dzulhijjah 1437 H jatuh pada hari Minggu 11 September 2016

2. Berdasarkan perhitungan Hisab Mauludan Hilal yang digunakan oleh Arab Saudi juga memperlihatkan hal yang sama dengan ummul qura diatas. Dimana ketinggian kriteria Hilal 0⁰ sampai pada wilayah arab sekitar ( garis antara merah dan putih).

Namun demikian, mengingat Arab Saudi juga menganut rukhyat hilal murni untuk bulan-bulan ibadah. Oleh karennya perkiraan tersebut dapat saja berbeda tergantung penglihatan hilal pada tanggal 1 Sepetember 2016. Bisa saja bersama waktunya dengan di Indonesia, jika pada tanggal 1 september hilal belum terlihat di kota Mekkah. Namun sebaliknya jika hilal berlum terlihat pada tanggal 1 sepetember 2016, maka waktu puasa arafah dan Idul Adha lebih cepat satu hari daripada di Indonesia yaitu jatuh pada hari sabtu dan minggu, 10 dan 11 September 2016. Kemungkinan ini bisa saja terjadi jika melihat kondisi ketinggian hilal zulhijjah 1437 H yang mengulang kejadian syawal 2

Dari uraian di atas terlihat bahwa kemungkinan besar kebersamaan waktu puasa arafah dan Idul Adha pada hari minggu dan senin, 11 dan 12 September 2016. Sedangkan di Mekkah kemungkinan besar waktu puasa arafah dan Idul Adha jatuh pada hari sabtu dan minggu, 10 dan 11 September 2016. Jika bersama tapi tidak sama ini yang terjadi, semoga kita semua menyikapi dengan arif, bijak sana untuk memilih yang lebih utama. Dengan harapan yang penuh kita tetap berharap ada kebersamaan yang benar-benar sama, sehingga kita dapat menjalankan ibadah dengan lebih baik.



Baca  juga :
menyatukan Hari Arafah/Idul Adha 1438H/2017M melalui konsep 313 Cara menyatukan Kalender Islam Dunia (Hijriah) 

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Bersama tapi tidak sama : Puasa Arafah dan Idul Adha 2016/ 1437 H"

Posting Komentar