3 Alasan kenapa Membaca Bismillah harus masuk Rukun Berwudhu

Pada umumnya Umat islam di Indonesia menggunakan mahzab syafii. Namun tidak tertutup bahwa ketiga mahzab lainnya juga berkembang di Indonesia. Sementara berkaitan dengan rukun berwudhu keempat imam mahzab tidak menjadikan Bismillah sebagai rukun berwudhu. Anda tentu sudah mengetahui bahwa rukun adalah bagian dari suatu pekerjaan yang tidak boleh ditinggalkan. Dan jika tertinggal maka perkerjaan tersebut batal dalam hal ini berwudhu.


Dari gambar dapat dijelaskan bahwa mahzab hanafi mengambil mutlak dari Alquran surat Al maidah ayat 6 sehingga rukun berwudhu berjumlah 4 yaitu membasuh mukamu dan tanganmu sampai dengan siku, dan sapulah kepalamu dan (basuh) kakimu sampai dengan kedua mata kaki. Imam syafii rukun wudhunya 6 dengan menambah 2 rukun yaitu niat dan tertib. Dan Imam hanbali rukun wudhunya 7 ada tambahan 1 rukun lagi yaitu muwalat. Sedangkan Imam malik rukun wudhunya juga 7 dengan tambahan 1 rukun yaitu Ad-Dalk dan tidak mengikutkan rukun tertib.

Jika digabung secara keseluruhan maka rukun berwudhu ada 8 (delapan) dan ditambah 1 rukun tambahan sehingga menjadi 9 (sembilan) rukun berwudhu. Rekomendasi penulis untuk menambah rukun membaca Bismillah ketika memulai berwudhu. Sedangkan rukun lainnya para sahabat dapat menyesuaikan dengan mahzab yang dipilih. 

Lalu apa alasan dan dasar penulis menambahkan baca bismillah menjadi rukun berwudhu?

Sebelumnya tentu anda sudah mengetahui juga bahwa membaca Bismillah dalam kajian mahzab termasuk sunnat. Sehingga hukumnya dikerjakan berpahala, tidak dikerjakan tidak berdosa.

Berdasarkan kajian penulis melalui Hikmah 313 bahwa ada 3 alasan atau dasar yang menjadikan membaca bismilah termasuk rukun berwudhu yaitu sebagai berikut :

1. Nabi SAW telah mencontohkan berwudhu yang dimulai dengan membaca bismillah

2. Nabi SAW juga memerintahkan agar berwudhu dimulai dengn membaca bismillah

3. Nabi juga dengan berhukum bahwa tidak sah wudhu seseorang yang tidak membaca bismillah

Oleh karenanya dapat disimpulkan bahwa membaca bismillah termasuk rukun berwudhu. Tidaklah pantas bagi kita untuk mengikari membaca bismillah ketika Rasulullah Saw telah memberi contoh, memberi perintah bahkan memberikan konsekuensi hukum. 

Semoga kajian ini dapat menjadikan ibadah kita menjadi lebih baik.

Untuk tulisan atau hadits terkait 3 Alasan tersebut dapat dilihat pada

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "3 Alasan kenapa Membaca Bismillah harus masuk Rukun Berwudhu"

Posting Komentar