Tiga Keutamaan banyaknya Jamaah Shalat Mayit

Pertolongan mukmin kepada seseorang dapat dilakukan dengan menshalatkannya ketika meninggal dunia. Jumlah dan keimanan orang yang menshalatkan si mayit memberikan hikmah dan keutamaan yang berbeda bagi si mayit. Semakin banyak yang menshalatkan maka makin berkah pula doa yang diterima si mayit.
Tiga Keutamaan banyaknya Jamaah Shalat Mayit

Setidaknya terdapat tiga tingkatan keutamaan yang niscaya diperoleh si mayit sesuai dengan jumlah orang yang menshalatkannya sebagaimana berikut :

1. 40 (empat puluh) muslim yang tidak menyekutukan Allah, maka niscaya doa mereka untuk mayit dikabulkan Allah.

2. 100 (seratus) muslimin yang semuanya memberi kesaksian baik, maka mayit mendapatkan syafaat di hari kiamat.

3. Lebih 100 (seratus) muslimin yang semuanya mendoakan, maka doa mereka untuk mayit dikabulkan.

Adapun hadits menyatakan tingkatan jumlah orang muslimin yang menshalatkan mayit, yaitu :

1. 40 (empat puluh) muslim

صحيح مسلم ١٥٧٧: حدثنا هارون بن معروف وهارون بن سعيد الايلي والوليد بن شجاع السكوني قال الوليد حدثني و قال الاخران حدثنا ابن وهب اخبرني ابو صخر عن شريك بن عبد الله بن ابي نمر عن كريب مولى ابن عباس عن عبد الله بن عباس

انه مات ابن له بقديد او بعسفان فقال يا كريب انظر ما اجتمع له من الناس قال فخرجت فاذا ناس قد اجتمعوا له فاخبرته فقال تقول هم اربعون قال نعم قال اخرجوه فاني سمعت رسول الله صلى الله عليه وسلم يقول ما من رجل مسلم يموت فيقوم على جنازته اربعون رجلا لا يشركون بالله شييا الا شفعهم الله فيه

وفي رواية ابن معروف عن شريك بن ابي نمر عن كريب عن ابن عباس

Telah menceritakan kepada kami Harun bin Ma'ruf dan Harun bin Sa'id Al Aili dan Al Walid bin Syuja' As Sakuni -Al Walid berkata- telah menceritakan kepadaku -sementara dua orang yang lain berkata- telah menceritakan kepada kami Ibnu Wahb telah mengabarkan kepadaku Abu Shakhr dari Syarik bin Abdullah bin Abu Namir dari Kuraib Maula Ibnu Abbas, dari Ibnu Abbas bahwa anaknya telah meninggal di kawasan Qudaid atau 'Usfan, maka ia pun berkata: "Wahai Kuraib, lihatlah berapa orang yang berkumpul untuk menshalatkannya." Kuraib berkata: Maka aku pun keluar, ternyata orang-orang telah berkumpul untuk (menshalatkan) -nya. Lalu aku memberitahukannya kepada Ibnu Abbas, dan ia bertanya, "Apakah jumlah mereka mencapai empat puluh orang?" Kuraib menjawab, "Ya." Kemudian Ibnu Abbas berkata: "Keluarkanlah mayit itu, karena aku telah mendengar Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: 'Tidaklah seorang muslim meninggal dunia, dan dishalatkan oleh lebih dari empat puluh orang, yang mana mereka tidak menyekutukan Allah, niscaya Allah akan mengabulkan do'a mereka untuknya.'" Sementara di dalam riwayat Ibnu Ma'ruf adalah dari Syarik bin Abu Namir dari Kuraib dari Ibnu Abbas. (Shahih Muslim 1577)

2. 100 (seratus) muslim

سنن النسايي ١٩٦٤: اخبرنا سويد قال حدثنا عبد الله عن سلام بن ابي مطيع الدمشقي عن ايوب عن ابي قلابة عن عبد الله بن يزيد رضيع عايشة عن عايشة رضي الله عنهما

عن النبي صلى الله عليه وسلم قال ما من ميت يصلي عليه امة من المسلمين يبلغون ان يكونوا ماية يشفعون الا شفعوا فيه

قال سلام فحدثت به شعيب بن الحبحاب فقال حدثني به انس بن مالك عن النبي صلى الله عليه وسلم

Telah mengabarkan kepada kami Suwaid dia berkata: telah menceritakan kepada kami 'Abdullah dari Sallam bin Abu Muthi' Ad Dimasyqi dari Ayyub dari Abu Qibalah dari 'Abdullah bin Yazid -saudara sepersusuan 'Aisyah- dari 'Aisyah Radliyatul anha, dari Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam beliau bersabda: "Tidaklah seorang mayit dishalati oleh umat dari kalangan kaum Muslimin yang jumlah mereka mencapai seratus, semuanya memberikan kesaksian baik, kecuali akan diberi syafa'at padanya." Sallam berkata: ' hal itu aku ceritakan kepada Syu'aib bin Al Habhab lalu ia berkata: ' Anas bin Malik telah menceritakan hal itu kepadaku dari Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam.' (Sunan Nasa'i 1964)

3. melebihi 100 (seratus) orang

صحيح مسلم ١٥٧٦: حدثنا الحسن بن عيسى حدثنا ابن المبارك اخبرنا سلام بن ابي مطيع عن ايوب عن ابي قلابة عن عبد الله بن يزيد رضيع عايشة عن عايشة

عن النبي صلى الله عليه وسلم قال ما من ميت تصلي عليه امة من المسلمين يبلغون ماية كلهم يشفعون له الا شفعوا فيه

قال فحدثت به شعيب بن الحبحاب فقال حدثني به انس بن مالك عن النبي صلى الله عليه وسلم

Telah menceritakan kepada kami Al Hasan bin Isa telah menceritakan kepada kami Ibnul Mubarak telah mengabarkan kepada kami Sallam bin Abu Muthi' dari Ayyub dari Abu Qilabah dari Abdullah bin Yazid saudara sesusuan Aisyah, dari Aisyah dari Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam, beliau bersabda: "Mayat yang dishalatkan oleh kaum muslimin dengan jumlah melebihi seratus orang, dan semuanya mendo'akannya, maka do'a mereka untuknya akan dikabulkan." Lalu saya menceritakannya kepada Syu'aib bin Habhab, maka ia pun berkata: Anas bin Malik telah menceritakannya kepadaku dari Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam. (Shahih Muslim 1576)

Semoga menjadi berkah bagi kita semua, baik yang membaca maupun membagikan.
Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam pun bersabda: "Barangsiapa yang memulai mengerjakan perbuatan baik dalam Islam, maka dia akan memperoleh pahalanya dan pahala orang yang mencontoh perbuatan itu, tanpa mengurangi pahala mereka sedikitpun. Dan barangsiapa yang memulai kebiasaan buruk, maka dia akan mendapatkan dosanya, dan dosa orang yang mengikutinya dengan tanpa mengurangi dosa mereka sedikit pun." (Shahih Muslim 1691)

subhanaka allahumma wa bihamdika asyhadu alla ilaaha illa anta astaghfiruka wa atubu ilaik

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Tiga Keutamaan banyaknya Jamaah Shalat Mayit"

Posting Komentar